Aku semakin tua
Dalam hampir 2 tahun ini, banyak sekali kejadian dalam hidupku yang membuatku semakin "tua", aku kasih tanda kutip pada kata tua karena seharusnya tertulis "dewasa", untuk menyatakan pengalaman-pengalaman yang terjadi dalam 2 tahun terakhir ini telah "menuakan" diriku, tidak hanya sekedar "mendewasakan" diriku.
Dimulai dari proses pengenalan diriku pada kehidupan yang sebenarnya - the true story of life, the moment of ruth, the real life of the real life. Kemudian aku hamil, 9 bulan kehamilan yang tidak gampang yang memberikanku makna sebenarnya dari kata "sabar" - however my son, I've never regretted to have you in my tummy, never, you are the greatest present from heaven. Kemudian peristiwa selama renovasi rumah - pelajaran hebat mengenai makro dan mikro ekonomi in real scenario, dan kemudian kejadian yang paling berpengaruh terhadap hidupku, Papa divonis mengidap kanker dan lama hidupnya hampir bisa dihitung oleh manusia - tamparan berulang dipipiku untuk mengingatkanku pada makna hidup dan kehidupan.
Apakah dengan peristiwa-peristiwa itu lantas menjadikanku tua ?
Akupun tak tahu jawabannya, mungkin aku hanya ingin menyombongkan diri bahwa aku sekarang sudah tua, bahwa tak ada satupun cerita kehidupan yang belum kulalui. Persis ketika waktu aku berusia 17 tahun, aku menyombongkan diri bahwa aku sudah tua berusia 17 tahun yang berarti aku sudah banyak tahu tentang kehidupan, padahal saat itu mengobati rasa sakit karena putus cinta saja tidak bisa.
Apakah dengan menjadi tua lantas manusia menjadi lebih sabar ?
Entahlah, mungkin aku hanya ingin pengakuan kalau diriku sekarang sudah mampu bersabar dan menahan kemaharan yang sangat menggelora pada saat yang bersamaan, padahal aku selalu mencari pohon dengan lobang besar dibatangnya untuk memuntahkan semua kemaharanku sehingga tetap bisa tersenyum pada setiap yang menyapa.
Apakah dengan sabar lantas menjadikanku lebih mengenal diriku?
Gak tahu juga, aku bahkan menjadi tidak mengenal diriku, karena aku menyembunyikan diriku agar tidak ada yang mengenal diriku ketika aku sedang berlakon dalam kehidupan, bukankah menjadi aktor lebih gampang daripada menjadi diri sendiri ?
Ah... sebenarnya jawaban dari pertanyaanku itu mudah saja
Aku merasakan dan memikirkan semua pertanyaan itu karena aku semakin tua.
A simple answer for a simple question kan.

